Chat with us, powered by LiveChat
KROASIA

Dejan Lovren mengklaim sekuat Kroasia pada tahun kali ini lebih bermain lebih baik dibandingkan dengan Kroasia pada tahun 1998 silam. Pernyataan itu diungkapkan setelah Kroasia berhadapan dengan lawannya Argentina di matchday 2 dalam fase grup D, pada hari kamis pada tanggal 21 Juni 2018. Pada saat itu tim yang dibawah asuhan Zlatko Dalic berhasil meraih kemanangan yang cukup telak dengan angka 3-0.

Gol-gol yang tercipta oleh Kroasia dipertandingan pada saat itu diciptakan oleh Ante Rebic pada menit ke 53, kemudian disusul kembali oleh gol yang apik dari Luka Modric pada menit ke 80, saat memasuki waktu injury time, Ivan Rakitic menyusul untuk mencatatkan namanya dipapan skor.

Lionel Messi dan kawan-kawan satu timnya memang saat bertanding melawan Kroasia tampil sangat buruk, Argentina seakan-akan tampil tanpa rencana pertandingan atau dengan cara menyerang yang jelas.

Timnas Kroasia sendiri pada saat tahun 1998 dilatih dibawah asuhan Miroslav Blazevic, pada kala waktu itu Davor Suker dan kawan-kawannya berhasil dibawa untuk mencatatkan Kroasia membawa kejutan besar. Kroasia pada waktu itu masuk dalam fase grup H, dan mereka berhasil lolos ke fase knockout karena menempati posisi dua tepat dibawah Argentina.

Dibabak ke 16 besar, Kroasia pun mengalahkan, Kroasia dapat mengalahkan Rumania dengan skor akhir 1-0 dan pada saat babak perempat final, Kroasia membantai tim skuat terkuat Jerman dengan skor telah 3-0. Pada saat disemifinal, Kroasia harus mengakui untuk ketangguhan tim tuan rumah kala itu yaitu Prancis, Kroasia pada saat itu dikalahkan oleh prancis dengan skor tipis 2-1.

Baca Juga : Beberapa Kejutan Terbesar di Piala Dunia 2018

Skuat Kroasia untuk saat ini memang berkutat pada fase grup, akan tetapi demikian Lovren meyakini bahwa timnya yang sekarang lebih tangguh dari pada seniornya tepat pada 20 tahun yang lalu.

Kini Kroasia diisikan oleh pemain pemain terbaik didunia yang bermain untuk klub-klub besar seperti Luka Modric yang kita tahu bahwa pemain ini adalah pemain terbaik dunia yang untuk saat ini memperkuat klubnya Real Madrid, dan ada juga Ivan Rakitic yang memperkuat skuat salah satu klub besar di Spanyol yaitu Barcelona.

Lovren berkata bahwa Kroasia dapat melakukan hal yang lebih baik daripada saat tahun 1998, akan tetapi mari kita lihat saja nanti. Dan Lovren berpikir Kroasia dapat memiliki pemain yang lebih baik daripada tim itu.

Saat ini Kroasia dapat posisi yang dibilang memuncak pada klasemen grup D, Kroasia dapat mengumpulkan enam poin selama ajang Piala Dunia sampai saat ini berlangsung. Saat ini bisa dibilang Kroasia mempunyai peluang untuk bisa menjadi pemuncak klasemen. Hal itu dapat diraih oleh Kroasia jika Kroasia dapat meraih poin setidaknya satu poin saat melawan lawannya Islandia.

Jika Kroasia menjadi juara grup. makan Kroasia tidak akan berhadapan dengan rival lamanya yang membuat Kroasia berpulang pada tahun 1998 yaitu Prancis. Prancis atau Les Blues kini berada dipuncak klasemen pada fase grup C dengan raihan poin yang sama dengan Kroasia yaitu enam poin. Dan tentunya Kroasia akan bermain sangat serius dalam ajang Piala Dunia Russia 2018 kali ini untuk tidak mengulangi masa buruknya dari masa lampaunya.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Privacy Policy         Term of Service

©2019 SBOBET88 PLATINUM AGEN

Log in with your credentials

Forgot your details?