Chat with us, powered by LiveChat

Juventus dan AC Milan akan saling berhadapan di ajang Supercoppa Italiana 2018. Ini adalah bentrokan antara dua tim pemegang rekor gelar juara Supercoppa terbanyak.

King Abdullah Sports City di Jeddah lah yang akan menjadi panggung pertarungan mereka, Kamis (17/1).

Juventus dan Milan sama-sama telah menjuarai kompetisi ini tujuh kali. Juventus adalah juara edisi 1995, 1997, 2002, 2003, 2012, 2013, dan 2015, sedangkan edisi 1988, 1992, 1993, 1994, 2004, 2011, dan 2016 adalah milik Rossoneri.

Ini akan menjadi pertemuan ketiga Juventus dan Milan di kompetisi ini. Dua pertemuan mereka sebelumnya selalu berlanjut hingga adu penalti. Juventus mengalahkan Milan lewat adu penalti pada edisi 2003 di New Jersey, kemudian Milan membalasnya pada edisi 2016 di Qatar juga melalui penalti.

Supercoppa biasanya mempertemukan juara Serie A dengan kampiun Coppa Italia musim sebelumnya. Namun karena Juventus menjuarai dua turnamen tersebut musim lalu, maka lawannnya adalah runner-up Coppa Italia, Milan, yang mereka kalahkan 0-4 di final.

Musim ini, Juventus dan Milan sudah bertemu di Serie A. Juventus mengalahkan Milan di San Siro dua gol tanpa balas. Mario Mandzukic dan Cristiano Ronaldo memberi Juventus tiga angka. Milan kalah, juga kehilangan Gonzalo Higuain yang dikartu merah karena gagal mengendalikan emosi saat menghadapi parent club-nya.

Jelang laga Supercoppa di Jeddah ini, Juventus dan Milan sama-sama telah memanaskan mesin dengan kemenangan di babak 16 besar Coppa Italia. Juventus mengalahkan Bologna 2-0 melalui gol-gol Federico Bernardeschi dan Moise Kean, sedangkan sepasang gol Patrick Cutrone membawa Milan mengalahkan Sampdoria juga dengan skor 2-0 namun lewat extra time.

Untuk laga di Jeddah nanti, Juventus takkan diperkuat Mandzukic, Joao Cancelo, Andrea Barzagli dan Juan Cuadrado yang cedera. Sementara itu, Milan kehilangan Mattia Caldara, Lucas Biglia dan Giacomo Bonaventura. Yang paling fatal bagi Milan adalah absennya Suso, karena harus absen akibat skorsing dari kartu merah di Serie A.

“Supercoppa adalah ajang yang sangat penting. Kami berniat tampil baik dan membawa pulang trofi,” kata Bernardeschi usai membantu Juventus mengalahkan Bologna di Coppa Italia.

Juventus percaya diri, tapi kubu Milan tak kalah optimistis. “Kemenangan atas Sampdoria begitu penting, karena itu meningkatkan kepercayaan diri kami untuk laga melawan Juventus,” ujar Tiemoue Bakayoko.

“Kondisi saya bagus, hanya perlu memulihkan sedikit energi. Laga nanti akan sulit, karena Juventus adalah tim terbaik di Serie A saat ini. Namun dalam satu laga, kami bisa mengalahkan mereka.”

Optimisme tinggi menyelimuti Juventus maupun Milan. Siapakah yang akan pulang membawa trofi juara?

Beberapa Pertemuan Terakhir Juventus melawan AC Milan

  • 12 November 2018 : Milan vs Juventus (0-2) Serie A
  • 10 Mei 2018 : Juventus vs Milan (4-0) Coppa Italia
  • 01 April 2018 : Juventus vs Milan (3-1) Serie A
  • 28 Oktober 2017 : Milan vs Juventus (0-2) Serie A
  • 11 Maret 2017 : Juventus vs Milan (2-1) Serie A.

Beberapa Pertemuan Terakhir Juventus

  • 16 Desember 2018 : Torino vs Juventus (0-1) Serie A
  • 23 Desember 2018 : Juventus vs Roma (1-0) Serie A
  • 26 Desember 2018 : Atalanta vs Juventus (2-2) Serie A
  • 29 Desember 2018 : Juventus vs Sampdoria (2-1) Serie A
  • 13 Januari 2019 : Bologna vs Juventus (0-2) Coppa Italia.

Beberapa Pertemuan Terakhir AC Milan

  • 19 Desember 2018 : Bologna vs Milan (0-0) Serie A
  • 22 Desember 2018 : Milan vs Fiorentina (0-1) Serie A
  • 26 Desember 2018 : Frosinone vs Milan (0-0) Serie A
  • 30 Desember 2018 : Milan vs SPAL (2-1) Serie A
  • 13 Januari 2019 : Sampdoria vs Milan (0-2) Coppa Italia.

Prediksi skor jika dilihat Juventus saat ini harus diakui lebih superior daripada Milan. Namun dalam satu laga final, Milan dinilai masih punya peluang. Apapun bisa terjadi jika mereka mencurahkan segalanya untuk satu laga ini. Hanya saja, Juventus bukan lawan sembarangan. Kualitas skuat dan strategi permainan yang biasa takkan cukup buat mengalahkan La Vecchia Signora. Terlebih lagi, Milan takkan diperkuat Suso – yang merupakan sumber kreativitas mereka. Dua pertemuan Juventus dan Milan sebelumnya di ajang ini selalu ditentukan lewat adu penalti. Namun duel kali ini bisa berakhir dalam 2×45 menit. Juventus selalu menang dalam enam laga terakhirnya melawan Milan di semua kompetisi, sejak kekalahan di Qatar. Juventus juga selalu menang dengan margin minimal dua gol dalam empat duel terakhir kontra Milan. Tren itu sepertinya bakal berlanjut di Jeddah.

Prediksi skor akhir Juventus melawan AC Milan adalah 2-1 untuk kemenangan Juventus.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Privacy Policy         Term of Service

©2019 SBOBET88 PLATINUM AGEN

Log in with your credentials

Forgot your details?