Chat with us, powered by LiveChat
timnas putri jepang

Pada pembahasan kali ini, kami agen sbobet asia akan merangkum topik mengenai Jepang yang akan bertemu Korea di partai Final. Laga kedua semifinal basket putri Asian Games 2018 telah mempertemukan Jepang dengan China yang diselenggarakan di Hall GBK.

Kedua tim tersebut sebelumnya pernah bertemu di babak grup yang berakhir dengan hasil akhir kemenangan yang diraih China dengan skor 105-73. Pada kesempatan semifinal tersebutpun mampu dipergunakan dengan baik oleh China dengan unggul sepanjang pertandingan berlangsung dan memenangi pertandingan tersebut dengan hasil akhir 86-74.

Kapten tim China yaitu Shao Ting berkata bahwa laga yang berat bagi China adalah ketika berhadapan dengan Jepang , Jepang adalah salah satu tim yang bagus dan China sudah pernah melawannya beberapa kali. Sang pelatih China meminta untuk para pemainnya menahan tembakan tripoin mereka dan itu cukup berhasil yang telah membuat China meraih kemenangannya.

Tentunya kemenangan tersebut telah membawa China lolos ke babak final dan akan berhadapan dengan musuhnya Korea Bersatu. Pada ajang Asian Games sebelumnya yang digelar di Korea Selatan, China hanya mendapatkan mendali perak.

China dikalahkan oleh Korea Selatan dengan hasil akhir 70-64, dan sementara bagi Jepang, kekalahannya kali ini membuat mereka kembali bermain untuk dapat merebutkan mendali perunggu sama seperti ajang Asian Games sebelumnya dan sama-sama dengan lawan yang sama yaitu CHina Taipei.

Shao Ting berkata bahwa Cgina dilengkapi dengan skuat yang usianya masih muda, banyak dari pemain yang belum pernah bermain diajang sebesar final Asian Games. Dirinya berharap para pemain dapat menikmati pertandingannya, dengan hal tersebut China akan bermain seperti biasa dan dapat memenangi pertandingan untuk membawa mendali emas.

Selain Shao Ting berperan sebagai kapten tim, dirinya juga berperan sebagai pengemas poin untama bagi China. Shao Ting berhasil memberikan 16 poin, 6 rebound, dan 6 assist, Li Meng menyusulnya dengan 14 poin, dan sementara Yang Liwei berhasil memberikan 11 poin.

Ada beberapa pemain yang dapat memberikan 10 poin atau lebih bagi Jepang, diantaranya Mio Shinozaki yang menjadi top skor dengan penorehan 17 poin dan 3 assist, Haruka Suzuki memberikan 15 poin dan 3 rebound, Saki Hayashi mengemas 11 poin, dan Saori Miyazaki dan Aya Wanatabe sama-sama memberikan 10 poin.

Baca Juga : Solid Bermain, Iran Sukses Masuk Final Basket Asian Games

Meskipun dengan postur tinggi badan yang kalah, Jepang tidak mudah untuk putus asa untuk urusan rebound. Total keseluruhan Jepang telah mengumpulkan 28 rebound dan sementara China mengumpulkan 38 rebound. Ada yang lebih unik lagi 12 dari 28 rebound Jepang adalah offensive rebound, sementara China hanya dapat 6 rebound saat offensive rebound.

China dapat membuka laga dengan 7 poin cepat yang diberikan oleh Shao Ting dan Li Meng dari tiga penguasaan bola awal mereka. Sementara lawannya Jepang baru dapat memecahkan skor melalui Mio Shinozaki pada penguasaan bola ketiga. Jepang terus berusaha mengejar ketertinggalannya dengan pola umpan bola dinamis dengan memanffatkan tembok, dan berhasil pada 5 menit pertama pertandingan, Jepang berhasil menipiskan ketinggalan menjadi 14-9.

Jepang yang telah mengetahui bahwa postur tubuh mereka kalah tinggi, Jepang menggunakan berbagai cara untuk memperkuat pertahanan mereka. Seperti Dobel tim saat pemain China berusaha bermain post dan box out yang cukup bagus saat situasi rebound.

Permainan itu begitu apik dan membuat Jepang hanya tertinggal 20-17 pada akhir kuarter pertama. Pada kuarter pertama usai jumlah rebound yang dimiliki oleh kedua tim sama-sama memiliki 8 rebound.

China kembali mencoba menyerang dari area kunci Jepang pada kuarter kedua, dan empat poin pertama China berasal dari area kunci Jepang. Sementara lawannya, Jepang berhasil membalasnya melalui tripoin yang diberikan oleh Shinozaki. Peta pun terjadi kepada Jepang saat akurasi teripoin yang mereka miliki justru memburuk pada kuarter kedua.

Sementara China masih terus bertahan dengan skema permainannya dari area kunci, dan China menutup kuarter kedua dengan menjauh dengan skor 40-30. Pada data statistik yang telah tersedia, total rebound keduanya tidaklah berbeda jauh, China 2 dan Jepang 15.

China bermain dengan semakin menjadi pada awal kuarter ketiga, seluruh serangan mereka benar-benar pada area kunci Jepang. Secara bergantian Han XU dan Li Yueru menyerang bagian area kunci Jepang. Bila mereka terkepung, bola akan dibuang keluar lapangan ke arah Li Meng atau Wang Siyu. China dapat menutup kuarter ketiga dengan keunggulan yang cukup lumayan jauh dengan skor 71-54.

Pada kuarter terakhir China semakin tidak terkejar oleh Jepang, tim dalam asuhan Xu Limin ini sudah membuka jarak hingga 20 poin, 82-62 pada tersisa 5 menit pada akhir kuarter. China terus menerus menjaga keunggulannya disisa laga dan menutup kemenangannya dengan skor akhir 86-74, dari rangkuman agen sbobet asia.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Privacy Policy         Term of Service

©2019 SBOBET88 PLATINUM AGEN

Log in with your credentials

Forgot your details?