Chat with us, powered by LiveChat
Timnas putri China

Kali ini, kami selaku tim sbobet88 akan menrangkum pembahasan Timnas China. Laga perebutan mendali emas dalam kategori basket putri dalam ajang Asian Games 2018, telah mempertemukan dua unggulan Asia yaitu Korea Bersatu dan China. Korea Bersatu berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan China Taipei pada babak semifinal, sementara China berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan Jepang.

Kedua tim sangat bermain alot pada babak final kali ini, keduanya saling mengejar pada satu menit jelang akhir pertandingan, namun China yang berhasil sebagai pemenang dan berhasil meraih mendali emas setelah menutup laga tersebut dengan hasil akhir 71-65.

Kemenangan tersebut membawa China mendapatkan mendali emas yang terakhir kali mereka dapat pada tahun 2010. China telah mengemas enam mendali emas sejak tim nasional basket puttri China diikut sertakan pada tahun 1974.

Kepala pelatih China, Limin Xiu berkata bahwa China memiliki barisan pemain yang punya kemampuan yang cukup bagus baik dalam tim utama atau tim cadangan. China juga telah mempersiapkan segalanya dengan cukup baik, China telah mempelajari cara bermain Korea Bersatu.

China sangat bermain sangat baik saat menyerang maupun pada saat bertahan, dan China juga sangat merasa senang bisa membawa mendali emas. Shao Ting lagi-lagi menjadi top skor China dengan torehan 17 poin dan 6 rebound, Li Yueru menyusul dengan dobel-dobel dengan 12 poin dan 10 rebound, dan sementara Li Meng berhasil memberikan 10 poin.

Sementara dari kubu Korea Bersatu, Lim Yunghui menjadi top skor dengan torehan 24 poin, 5 rebound, dan 5 assist, Park Ji Su menciptakan dobel-dobel dengan 15 poin dan 13 rebound, dan Park Hyejin berhasil menciptakan 13 poin dan 6 assist.

China dapat membuka pertandingan dengan pertahanan yang begitu solid, tentunya itu membuat Korea Bersatu tak membuahkan poin pada dua menit awal pertandingan. Sebaliknya dengan China, China dapat menciptakan delapan poin dalam kurun waktu dua menit pada awal pertandingan.

Kebuntuan yang dialami oleh Korea Bersatu akhirnya dapat membuahkan hasil setelah Park Ji Su berhasil memasukan tembakan yang dia berikan.

Korea Bersatu mulai menemukan celah dari sisi pertahanan China dan Park Ji Su yang juga bermain di WNBA untuk memperkuat Las Vegas Aces membuat selisih menipis menjadi 18-14 setelah melakukan sebuah blok dan dua tembakan yang dilemparkannya menemui sasaran dalam sisa tiga menit terakhir kuarter pertama.

Baca Juga : Luka Modric Raih Gelar Pemain Terbaik UEFA 2017-2018

Namun pada akhir kuarter pertama China berhasil menutup dengan skor akhir 23-22. China telah membuka kuarter kedua dengan sangat apik yang telah melepaskan Li Meng seorang diri untuk melepaskan tembakan tiga angka.

Korea Bersatu juga membalas dengan tembakan jarak menengah yang diciptakan oleh Ro Suk Young. China juga sempat membuka jarak dengan tujuh poin layup dari Shao Ting, Namun Korea Bersatu kembali berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 32-32 melalui poin yang tercipta dari Kim Hanbul dan Lim Yunghui.

Kedua tim sama-sama terkena team foul saat laga tersisa dua menit terakhir dikuarter kedua. Kondisi tersebut tentu membuat pertandingan menjadi ajang adu akurasi tembakan gratis.

Dua tembakan dari Liu Jiacen berhasil dibalas dua tembakan dari Park Hyejin. Tembakan tersebut menjadi tembakan terakhir pada kuarter kedua, dan diakhiri dengan hasil imbang 38-38.

Lim Yunghui menjadi pemain pertama uang mecatatkan namanya pada papan skor untuk membuka kuarter tiga melalui tembakan jarak menengahnya. China mampu membalas melalui layup dari Shiao Ting untuk berbalik keunggulan 44-40. China berhasil menutup lima menit pertama dengan keunggulan 48-43 melalui tembakan dari Sun Mengran.

Korea bersatu mulai memanfaatkan Park Ji Su sebagai titik serangan mereka dengan permainan post untuk melawan Han Xu. Hasilnya Park Ji Su menciptakan empat poin dari empat kali percobaan freethrow. Tentu saja China tidak tinggal diam dan kembali berhasil membuka jarak melalui layup dari Wang Siyu, dan dua tembakan gratis Li Meng berhasil menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 58-53.

China berhasil menjauhkan keunggulan mereka pada kuarter keempat dengan skor 66-61 disisa tiga menit terakhir laga usai. Hal tersebut tentunya membuat Korea Bersatu untuk mengambil timeout terakhir mereka.

Langkah untuk Korea Bersatu mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah Kim Hanbul terkena foulout pada dua menit terakhir laga usai. China berhasil menjarakan skor dan mampu memenangkan pertandingan dengan hasil akhir 71-65. Sekian pembahasan dari kami sbobet88 mengenai Timnas China, terima kasih.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Privacy Policy         Term of Service

©2019 SBOBET88 PLATINUM AGEN

Log in with your credentials

Forgot your details?